Shalat Berjamaah Lebih Utama dari Shalat Sendirian

solat-jemaah

Shalat adalah merupakan amalan yang utama sebagai seorang muslim dan salah satu Rukun Islam. Shalat seringkali menjadi tolak ukur akhlak seseorang, jika shalatnya baik maka akhlaknya juga akan baik. Shalat adalah tiangnya agama, barang siapa yang mendirikan shalat berarti ia sudah menegakkan agama sedangkan yang tidak shalat artinya ia telah meuntuhkan agama di dalam dadanya.

Orang yang tidak suka mengerjakan shalat adalah orang yang lemah agamanya, mudah goyah, mudah terombang ambing dan tidak kokoh pendirian dalam berislam. Bagaimana bisa kokoh bangunan Islam di dalam dirinya sedangkan tiang nya saja tidak dibangun dan didirikan di dalam jiwanya. Maka tidak heran orang yang demikian imannya tidak kokoh dan rapuh.

SHalat fardu adalah shalat yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslimin dan muslimin. Shalat fardu atau shalat wajib adalah shalat yang tidak boleh ditinggal satu kali pun. Salat fardu dalam sehari semalam itu ada 5 waktu, duhur, ashar, magrib isya dan subuh. Rakaatnya berbeda-beda, duhur 4 rakaat, ashar 4 rakaat, maghrib 3 rakaat isya 4 rakaat dan subuh 2 rakaat.

Dalam pelaksanaannya shalat fardu bagi para pria lebih baik dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Pahala shalat berjamaah itu 27 kali lipat dari pada shalat fardu sendirian atau di rumah. Shalat berjamaah adalah shalat bersama-sama dipimpin oleh seorang imam yang berdiri di depan, diikuti makmum yang berdiri di barisan belakang imam. Makmum wajib mengikuti gerakan imam dan jangan menyamai apalagi mendahului. Jika imam salah dalam gerakan dan atau bacaan maka makmum harus mengingatkan dengan kode tertentu.

Makmum laki-laki mengucap subhanalah ketika imam salah sedangkan makmum perempuan tepuk tangan sebanyak 1 kali. Mengapa kita harus shalat berjamaah? Setidaknya ada 6 keutamaan shalat berjamaah. Pertama pahala shalat berjamaah 27 kali lipat dibanding shalat sendirian atau munfarid. Seperti yang disabdakan Baginda Rasul:

Rasulullah SAW bersabda : “Sholat Jamaah lebih utama dua puluh tujuh kali dibanding sholat sendiri,” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Keutamaan yang kedua adalah setiap langkah kaki kita menuju masjid dhitung pahala.

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya kemudian berjalan untuk melaksanakan sholat fardu bersama dengan manusia atau secara berjama’ah atau di dalam masjid maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya,” (HR. Muslim).

Keutamaan berikutnya adalah kita berhak mendapatkan naungan di ahirat kelak. Seperti sabda Baginda Rasul SAW:

Rasulullah SAW bersabda : “Ada tujuh golongan yang dinaungi kelak. Dan salah satunya adalah orang yang hatinya terpaut dengan masjid. Seorang pemuda yang hatinya terikat dengan masjid, orang orang itulah yang akan mendapat perlindungan dari Allah saat kiamat kelak,” (HR.Bukhori:620).

Leave a Comment